Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Juli 2016

Preface


Sudah cukup lama saya tidak menyentuh blog ini. Menelusuri riwayat tulisan, ingin rasanya saya kembali ke masa lalu. Menulis semua yang saya pikirkan, semau saya menggunakan bahasa yang super santai dan seenaknya.  Tapi masa itu sudah lewat. Saya sebenarnya tidak ingin menjadi membosankan. Namun ini terjadi begitu saja. Lagipula, hasil observasi saya ketika semester satu tentang penggunaan bahasa baku, menunjukkan bahwa sekarang saatnya kaum muda seperti saya untuk mempopulerkan kembali bahasa yang baik dan benar. 

Gue cuma berharap,

Selasa, 16 April 2013

Passion: My art is my life


Setiap orang dilahirkan dengan sebuah main passion, yang menurut gue, yaitu minat utama yang menjadi landasan hidup seseorang. Sepertinya "seni" adalah main passion gue. Gue merasa bahwa semua pekerjaan yang berbau berhubungan dengan seni atau art, apapun itu, selalu membuat gue lebih bergairah bersemangat dalam menjalaninya.

Tapi sayangnya, seni murni adalah pekerjaan yang memerlukan effort yang sangat besar, berbanding lurus dengan resikonya. Gue bukan orang yang se-berani itu. Gue harus menahan ego, karena gue anak sulung, bujang satu-satunya yang jadi andalan keluarga. So, gue harus menerima kenyataan itu dengan bekerja sebagai seorang teknisi, yang pengasilannya (dipercaya) lebih terjamin daripada seorang seniman. 

Tapi gue gak berhenti sampai disitu.

Rabu, 04 April 2012

Sinopsis film: The Raid


Awas spoiler!

 Kesan pertama yang gue dapet setelah nonton film ini adalah, "Wow, cool!" gini nih ternyata kalo Indonesia bikin film action. Walaupun  genre ini kurang diminati produser film Indonesia, tapi sekalinya muncul, "wah!"

Adegan dimulai dengan seorang bos, Tama (Ray Sahepaty) yang membabat habis tawanannya dengan menembakkan pistol di kepala mereka, kecuali yang terakhir, karena peluru habis, dia dibunuh dengan hantaman palu yang, sumpahnya ngeri! Ia adalah gembong narkoba sekaligus pemilik/pengelola apartemen "neraka" 30 lantai yang isinya penjahat semua.

Senin, 24 Oktober 2011

Hapuskan Saja Undang-Undang Hak Cipta


Berbicara mengenai peran ilmu komputasi ( tema lombanya ITTelkom di http://computingcup.ittelkom.ac.id/ ), sepertinya akan terlihat jelas pada sekolah-sekolah kejuruan teknik maupun non teknik yang ada di Indonesia. Sekolah yang berkualitas tentunya harus menyediakan fasilitas yang lengkap. Namun tidak semua sekolah dapat menyediakan fasilitas-fasilitas tersebut karena harga perangkatnya yang sangat mahal. Sebagai contoh, bagi siswa jurusan elektronika industri harus menguasai PLC (Programmable Logic Controller) yang harga 1 unit simulatornya bisa mencapai 6juta rupiah. Atau bahkan untuk mempraktekkan ilmu elektropneumatik, sekolah harus menyediakan 1 set pipa pneumatic yang harganya mencapai 200ribu rupiah (1 set terdiri dari minimal 2 pipa + regulatornya dikali jumlah siswa). Hal ini mendorong sekolah untuk mulai menggunakan software simulator yang lebih praktis dan murah namun harganya tidak jauh berbeda, karena seperti yang telah kita ketahui, aplikasi-aplikasi tersebut pastinya dilindungi oleh Undang-undang sehingga harganya tidak murah.


Memang, selama ini Undang-undang tentang Hak Cipta telah memberikan kontribusi yang besar bagi para programmer yang terus berlomba menghasilkan aplikasi-aplikasi yang berkualitas. Tingkat kualitas aplikasi-aplikasi ini dapat diukur dari harganya. Maka tak heran jika aplikasi-aplikasi pendidikan harganya sangat mahal (karena kualitasnya yang jempolan), terutama yang sering digunakan baik oleh siwa-siswi SMA/SMK maupun mahasiswa-mahasiswi Universitas. Tengok saja aplikasi Proteus Pro untuk simulator rangkaian elektronika yang harga lisensinya bisa mencapai 2juta rupiah.

Kamis, 12 Mei 2011

Karakteristik Film Prancis

Pernahkah anda menonton film Prancis?

Begitu mendengar kalimat film Prancis, orang biasanya tertuju pada hal-hal negatif tentang percintaan dan vulgar. Tapi sebenarnya itu bukanlah ciri film Prancis yang sesungguhnya. Buktinya, tanggal 30 April- 1 Mei kemarin ada sebuah Festival Sinema Prancis yang ke-16 di bioskop empire XII BIP Bandung. Tiketnya gratis dan tidak ada satupun film yang berbau vulgar, aman!

Selasa, 18 Januari 2011

Pembohong cilik

Kejadian tadi malam tak pernah aku bayangkan sebelumnya. Bagaimana bisa ada anak macam ini? Tingkahnya tak begitu wajar. Pembawaannya yang riang namun sangat berlebihan itu, membuat penumpang lain merasakan hal-hal yang berbeda. Ada yang risih mendengar nyanyian "merdu"-nya, yang tertawa melihat perangainya saat memelototi tukang tahu dan yang kebingungan dengan semua tingkah lakunya itu termasuk aku. Sempat terpikir olehku, apakah aku salah naik kereta?

Anak itu hitam kulitnya, matanya besar dengan rambut yang acak-acakan. Sekilas ia terlihat seperti tokoh "Ojan" dalam acara komedi SKETSA di transTv. Celana pendeknya yang diangkat sampai perut sangat tidak serasi dengan jaket Aremania-nya yang kumal. Seperti menyembunyikan sesuatu di perutnya yang membuncit itu, hingga ia mengeluarkan beberapa

Kamis, 06 Januari 2011

Sinopsis novel: Surat Kecil untuk Tuhan

Tahun baru kemarin, gue dapet pinjeman novel dari temen gue, judulnya "Surat Kecil untuk Tuhan". Katanya sih baca buku ini bakalan sedih banget. Jadi, gue coba, apakah buku yang ditulis Agnes Davonar ini dapat maksa gue buat ngeluarin air mata atau enggak?

Well, buku terbitan Inandra Published ini mengisahkan perjuangan dasyat Gita Sesa Wanda Cantika (Keke) melawan kanker ganas. Diceritakan bahwa Keke itu adalah gadis usia 15 tahunan yang sangat enerjik dan ceria. Ia tinggal bersama kedua kakak lelakinya (Chika dan Kiki) serta ayahnya (Joddy) yang baru saja cerai dengan ibunya. Suatu hari, Keke tertular penyakit mata kakaknya, Kiki. Awalnya ia santai-santai saja. Namun telah beberapa hari matanya tidak sembuh juga. Dan parahnya, ketika ia bermain voli dengan temannya, tiba-tiba Keke pingsan dan langsung dilarikan ke rumah sakit oleh ayahnya. Disitulah ayahnya tahu bahwa Keke telah terinfeksi penyakit rabdomiosarkoma atau

Sabtu, 01 Januari 2011

Senin, 27 Desember 2010

Antara Indonesia dan Malaysia

Ngomongin soal Indonesia dan Malaysia, kayaknya nggak abis2! Mulai dari "perebutan pulau", "pencurian kebudayaan", hingga sinar laser yang "gangguin" Timnas Indonesia (semuanya dalam tanda kutip). Orang Indonesia so pasti membenarkan semua itu dan nutup mata sama "pengelakan" Malaysia. Begitu juga orang Malaysia, membela selalu tanah airnya. Sebenernya ada apa sih antara Indonesia dan Malaysia?

Gue gak akan jawab pertanyaan diatas, soalnya sebagai orang Indonesia, pasti gue cenderung

Jumat, 01 Oktober 2010

Anak itu Masih Ingin Sekolah

Seperti biasa, sore itu adalah hari yang melelahkan. Gue yang always balik pake KRD ini, memilih untuk duduk di gerbong paling depan. Disitulah si gue bertemu dengan anak ini..

Namanya adalah Robi, dia membawa sebuah gembolan besar lalu menyimpannya dibawah tempat duduknya. Ia duduk di depan gue, kemudian berbaring disana, kelihatannya kelelahan. Tak lama saat kereta berhenti di st.Ciroyom, adzan Maghrib berkumandang. Berhubung gue lagi puasa, dikeluarkanlah sekeresek gorengan dari tas gue. Robi terbangun, lalu melihat kearah makanan yang sedang gue santap sambil memegangi perutnya. Karena gue gak tega, akhirnya gue kasih dah sebagian makanan gue. Ia berbisik berterimakasih lalu